Waktu ? Takdir ?!

Seperti mendapat sebuah kiriman surat kecil
Ia telah melewati ruang waktu beribu-ribu tahun lamanya
Tertulis secarik kata rindu di dalamnya
Layaknya dimensi-dimensi dunia yang bergemuruh
Lalu ia membawamu kembali ke masa lalu
Masa lalu yang terlalu menyenangkan untuk kembali kau ingat
Juga menjadi titik nol derajat atas perubahan kehidupanmu sekarang
Titik yang membuat sehelai kertas tak menjadi putih seperti awalnya
Tak bisa dihapus dan terus melekat menjadi kenangan yang seolah mengikatnya

Aku tidak tahu dari mana awalnya bermula
Kau pasti paham rasanya menahan segala kesakitannya seumur hidupmu
Dan kau tak menemukan titik terang
Kau tak temukan cara untuk kembali
Karena waktu telah menjebakmu mutlak
Ia terlalu menyayangimu dan berupaya memanggilmu hingga kau ada diposisimu yang sekarang
Sang waktu menyelamatkanmu
Dan sang waktu menginginkanku

Aku tidak pernah tahu pula bagaimana sang waktu akan mengakhirinya
Kau sangat menikmati waktumu
Ku ucapkan selamat

Wahai secarik kertas kecil,
Yang usang, yang kusut
Aku tak bisa membantu menghilangkannya
Aku sudah berupaya untuk menghapusnya
Dunia sudah berubah
Semuanya sudah terlambat
Akankah semuanya selesai dengan satu kata maaf ?
Atau memang sudah tidak ada jalan sama sekali?
Maaf..
Maaf..
Maaf

Aku harus apa lagi ?
Apakah aku harus percaya pada takdir, sekarang ?

Popular posts from this blog

Dia

Aku dan Cintaku

Nothing